Pengajaran tidak pernah bisa dipisahkan dari proses
yang namanya belajar dan pembelajaran, pemahaman terhadap bagaimana siswa
belajar sangat menentukan filsafat pendidikan yang dipakai, gaya mengajar, pendekatan, metode dan teknik yang digunakan
ketika action dalam proses pembelajaran. Pembelajaran pada hakekatnya adalah sebuah proses yang bertujuan untuk
membantu seseorang untuk belajar, bagaimana melakukan sesuatu memberikan
interaksi memberikan hubungan dalam mempelajari sesuatu, memberikan ilmu pengetahuan
dan memberikan pemahaman kepada peserta didik.
Jika mengacu
kepada pengajaran yakni ketika proses belajar dan pembelajaran maka kata
paradigma adalah kata yang tepat untuk mendapinginya. Petunjuk atau yang sering
di sebut dengan Paradigma adalah suatu teori, perspektif, atau kerangka berfikir yang mennetukan
bagaimana cara kita berfikir, memangdang, menginterpretasikan dan memahami
aspek-aspek kehidupan (Anita Lie, 2008:2). Dengan melihat definisi paradigma
maka secara implisit guru atau pendidik harus mampu memandang pembelajaran
tidak hanya dengan satu titik, satu arah, satu kelemahan maupun kelebihan
tetapi mampu memandang dari segala arah dan selanjutnya mengimplementasikan
dengan perbuatan.
Perkembangan dunia
pendidikan hari ini semakin kompetitip, sehingga persaingan juga mendapat
danpak yang signifikan dengan hal ini. Ketika semakin kompetitifnya dunia
pendidikan hari ini maka perkembangan
pendidikan harus ada proses perbaikan pembelajaran di setiap jenjang
pendidikan. Tentunya disetiap jenjang pendidikan ini harus mampu memberikan
pembelajaran dengan teknik atau metode yang tepat dalam penyampaian materinya.
Pembelajaran matematika
disekolah biasanya belum mengkondisikan siswa berinteraksi dengan teman yang
bersifat heterogen, artinya siswa belum belajar secara bersama dalam suatu
kelompok, dimana siswa masih belajar secara individualitas tanpa ada saling
tukar pikiran. Matematika sebagai salah satu ilmu dasar, dewasa ini telah
berkembang amat pesat baik materi maupun kegunaannya. Dengan demikian, setiap
upaya penyusunan kembali atau penyempurnaan kurikulum matematika sekolah perlu
mempertimbangkan masa lalu serta kemungkinan masa depan.


+ komentar + 4 komentar
ngomong ngomong sola matematika
aku punya tebakan mas ; 2+6x3 = .. ?
Mampir juga diblog saya mas
www.surindersurisahni.blogspot.com
Tanks for kunjungannyagan, lok yang tu jawabannya 20, karena dalam matematika kita ketahui kan Perkalian dulu baru Pembagian Penjumblhan baru terakhir Pengurangan
Sering Kunjung ya kesini gan...!!!
Hebat Berarti Anda cerdas
Banyak yang keliru mereka rata2 jawab 24
Tanks yach sering2 mampir gan...
Posting Komentar
Silahkan beri komentar!!!!